Hubungan Kurang Energi Kronis (KEK) pada Masa Kehamilan Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR)
Abstract
Di Indonesia, Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi. Kekurangan energi dalam jangka waktu lama menjadi salah satu penyebab kematian ibu (KEK). Wanita KEK hamil jika lingkar lengan atas (LiLA) kurang dari 23,5 cm. Wanita hamil dan menderita KEK lebih besar kemungkinannya untuk melahirkan bayi dengan berat badan sangat rendah (BBLR). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Mangunsari dan laporan Pemantauan Kesehatan Masyarakat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) terdapat 125 kasus KEK di Puskesmas Mangusari selama tiga tahun dari tahun 2022 hingga 2024. KEK pada tahun 2022 sebanyak 35 kasus, tahun 2023 sebanyak 46 kasus dan tahun 2024 sebanyak 44 kasus. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan KEK dan bayi baru lahir dengan BBLR yang tercatat dalam rekam medis Puskesmas Mangunsari pada bulan Mei 2024 sebanyak 64 responden. Teknik sampling menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa dari 64 responden di Puskesmas Mangunsari mayoritas memiliki karakteristik usia 20–35 tahun (84,3%), multipara (62,5%) dan kadar Hb >11 gr/dL (70,3%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p-value antara KEK dengan kejadian BBLR sebesar 0,008<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kekurangan energi kronis (KEK) pada masa kehamilan dengan kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR).
References
Bella Diari Setya Oksi, B. E. L. L. A. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Bblr (Berat Badan Lahir Rendah) Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah Padang 2020 (Doctoral Dissertation, Universitas Perintis Indonesia).
Dewvi, Putu Ayu Savitri¹. Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih². Wandia, I Made³. (2022). Hubungan Antara Lingkar Lengan Atas Dan Kadar Hemoglobin Ibu Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di Beberapa Puskesmas Bali Utara. Bali: Jurnal Bidan Komunitas (JBK)
Diana. (2020). Hubungan Pengetahuan,pola makan dan Paritas terhadap kejadian KEK pada Ibu Hamil di Desa Tegal Arum. Eprint Unair. Surabaya.
Dwitia, M., & Iswari, A. (2020). Hubungan berat badan lahir rendah dengan asfiksia neonatorum di Rumah Sakit Umum (RSU) Negara. 11(3), 1510- 1514. https://doi.org/10.15562/ism.v1113.871
Fatimah, S., & Yuliani, N. T. (2019). Hubungan Kurang Energi Kronis (Kek) Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (Bblr) Di Wilayah Kerja Puskesmas Rajadesa Tahun 2019. Journal of Midwifery and Public Health, 1(2), 1–8.
Ismai, H., Marlina, L., & Sumarni. (2021). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Dengan Kekurangan Energi Kronik (Kek) Di Puskesmas Rajapolah. Journal of Midwifery Information (JoMI), 1(2), 178–183.
Kemenkes RI. (2018a). Hasil Utama Riskesdas. Jakarta : Kementerian Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kemenkes RI. (2018b). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2020). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Nasution, D., & Nurdianti, D. S. (2014). Berat Badan Lahir Rendah Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-24 Bulan. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11(1), 34–35.
Nining Tyas Triatmaja (2017) ‘FaktorFaktor Yang Berhubungan Dengan Status Kurang Energi Kronis ( Kek ) Ibu Hamil Di Kabupaten Kediri’,Jurnal Wiyata, 4(2), pp. 137 – 142.
N. M. Etika, (2020) “Bahayanya Kekurangan Energi Kronis Saat Hamil,”.
Paramita, F. (2019). Gizi Pada Kehamilan. Malang : Wineka Media.
Prihatini, N. L. N. S., Lindayani, I. K., & Surati, I. G. A. (2021). Hubungan Kurang Energi Kronis pada Ibu Hamil Triwulan I dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 9(2), 148–154.
Sandalayuk, Y. P. dan M. (2019) ‘Kurang Energi Kronis pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kecamatan Limboto , Kabupaten Gorontalo Chronic Energy Malnutrition in Women Reproductive Age Limboto District , Gorontalo Regency’, of Public Health, 2(1), pp. 120–125.doi: 10.32662/gjph.v2i1.390.
Sumiati, Suindri, N. N., & Mauliku, J. (2021). Hubungan Kurang Energi Kronik pada Ibu Hamil dengan Bayi Berat Lahir Rendah. Infokes, 11(2), 360–366.
Taufiqoh, F., Astutiningrum, D., & Riyanti, E. (2023). Gambaran Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Puring. Prosiding University Research Colloquium, 613–621.
Wulandari, R. F., Susiloningtyas, L., & Jaya, S. T. (2021). Pendidikan Kesehatan untuk Meningkatkan Gizi Ibu Hamil. Journal of Communitu Engagement in Health,.https://jurnal.stikessitihajar.ac.id/index.php/jhsp/article/view/16.
Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.