Hubungan Skor Atherosclerotic Cardiovascular Disease (ASCVD Score) dengan Derajat Stenosis Berdasarkan One Vessel, Two Vessel, Three Vessel Disease Score Angiografi

Authors

  • Erwin Budi Cahyono Universitas Islam Sultan Agung
  • Purbaningrum Tiara Zahra Fakultas Kedokteran UNISSULA
  • Muhammad Saugi Abduh Faculty of Medicine, Departement of Internal Medicine, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia

Keywords:

ASCVD Score , Derajat Stenosis, Penyakit Jantung Koroner

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah penumpukan plak pada arteri koroner, yaitu adanya akumulasi abnormal zat lemak dan jaringan fibrosa di dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan terjadinya stenosis. Salah satu metode untuk menilai keparahan PJK adalah dengan klasifikasi Vessel Disease dengan faktor resiko yang dapat di hitung menggunakan ASCVD Score. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan ASCVD Score dengan derajat stenosis berdasarkan klasifikasi One Vessel Disease (1VD), Two Vessel Disease (2VD), dan Three Vessel Disease (3VD) pada pasien PJK. Penelitian observasional dengan desain cross sectional dari data sekunder di RSI Sultan Agung Semarang tahun 2019 hingga 2021. Variabel yang dinilai adalah ASCVD Score, derajat stenosis, serta faktor risiko yaitu usia, jenis kelamin, DM, hipertensi, merokok dan LDL Data dianalisis secara bivariat dengan uji Spearman dan multivariat dengan regresi logistik Pada pasien PJK dengan derajat stenosis berdasarkan One Vessel 42 sebanyak 45 pasien (30,2%), derajat stenosis dengan Two Vessel sebanyak 50 pasien (33,56%) dan derajat stenosis dengan Three Vessel sebanyak 54 pasien (36,24%). Pasien PJK dengan ASCVD Score Low risk sebanyak 23 pasien (15,44%), ASCVD Score Borderline risk sebanyak 16 pasien (10,74%), ASCVD Score Intermediate risk sebanyak 63 pasien (42,28%), dan pasien dengan ASCVD High risk sebanyak 47 pasien (31,54%), LDL merupakan faktor risiko yang paling dominan berhubungan dengan derajat stenosis pasien PJK berdasarkan dengan nilai OR = 7.215. Terdapat hubungan yang sedang antara ASCD Score dengan derajat stenosis berdasarkan One Vessel, Two Vessel, Three Vessel Disease Score Angiografi pada pasien PJK di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang dengan koefisien korelasi sebesar 0,409. Faktor yang paling berpengaruh adalah LDL.

References

Erawati, A 2021, ‘Peningkatan Pengetahuan tentang penyakit jantung koroner’, J ABDIMAS-HIP Pengabdi Kpd Masy, vol. 2, no. 1, hh. 6-9. doi:doi:10.37402/abdimaship.vol2.iss1.113

Balceniuk, M, Neil, J, Jennifer, G, Robinson, M 2021, ‘Association between the atherosclerotic disease risk score and carotid artery stenosis’, J Surg Res. Vol. 257, hh. 189–194. doi:10.1016/j.jss.2020.06.041

IntermounInstitute and Center, 2019, ‘Únderstanding Your ASCVD Risk Score, Intermountain Heart Institute’, https://intermountainhealthcare.org/services/heart-care/heart%02institute/research-and-clinical-trials/scientific-sessions-and abstracts/acc%022019-new-orleans/

Wahidah, W, Harahap, R 2021,‘PJK (penyakit jantung koroner) dan SKA (sindrome koroner akut) dari prespektif epidemiologi’, J Kesehat Masy, vol. 6, no. 1, hh. 54-6.

WHO, 2018, ‘The ABCs of CAD’, Available from: https://www.who.int/news-room/factsheets/detail/the-top-10-causes-of-death

Marniati, M, Notoatmodjo, S, Kasiman, S, Rochadi, R, K 2019, ‘Gaya Hidup Penderita Penyakit Jantung Koroner Di Rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh’, J Healthc Technol Med. vol. 5, no. 2, hh. 193. doi:10.33143/jhtm.v5i2.404

Kemenkes RI, 2014, ‘Situasi Kesehatan Jantung’, Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, doi:10.1017/CBO9781107415324.004

Li, Y, Zhu, G, Ding, V, Huang, Y 2019, ‘Assessing the relationship between atherosclerotic cardiovascular disease risk score and carotid artery imaging findings’, J Neuroimaging. vol. 29, no. 1, hh. 119–25. doi:10.1111/jon.12573

Matta, A, Bouisset, F, Lhermusier, T, et al 2020, ‘Coronary artery spasm: new insights’, J Interv Cardiol, doi:10.1155/2020/5894586

Afriyanti, R, Pangemanan, J, Palar, S 2015, ‘Hubungan antara perilaku merokok dengan kejadian penyakit jantung koroner’, e-CliniC. vol. 3, no. 1, hh. 98–102. doi:10.35790/ecl.3.1.2015.6747

Karyatin, K 2019, ‘Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit jantung koroner’, J Ilmu Kesehatan, vol. 11, no. 1, hh. 37–43. doi:10.37012/jik.v11i1.66

Ma’rufi, R, Rosita, L 2014, ‘Hubungan dislipidemia dan kejadian penyakit jantung koroner’, J Kedokt dan Kesehat Indones’, vol. 6, no. 1, hh. 47–53. doi:10.20885/jkki.vol6.iss1.art7

Christy, R, D, Lukman, H, Karnirius, H 2021, ‘Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit jantung koroner di RSUD Rantau Prapat Tahun 2020’, PREPOTIF J Kesehat Masy. vol. 5, no. 2.

Pracilia, P, C, S, Nelwan, J, E, Langi, F, F, L 2019, ‘Hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian penyakit jantung koroner pada pasien yang berkunjung di instalasi Cardiovascular and Brain Centre (CVBC) RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado’, J KESMAS. vol. 7, no. 4, hh. 1–6.

Downloads

Published

2024-02-29

Issue

Section

Articles