Pengaruh Pelatihan Stimulasi Bayi Menurut Buku KIA 2020 terhadap Perkembangan Bayi: Studi Eksperimental

Authors

  • Salma Genta Ullayya Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Sri Priyantini Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Hesty Wahyuningsih Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Keywords:

Pelatihan Stimulasi, Perkembangan Bayi, Buku KIA 2020

Abstract

Ibu atau care giver berperan penting dalam menstimulasi perkembangan anak, pemberian stimulasi yang tidak adekuat dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan anak. Keberhasilan stimulasi perkembangan dipengaruhi oleh pengetahuan dan keterampilan ibu atau care giver. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan stimulasi menurut Buku KIA 2020 terhadap perkembangan bayi di Posyandu Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan posttest only control group design dengan sampel sebanyak 44 ibu beserta bayi usia 0–6 bulan di posyandu Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, dimana sampel tersebut dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober 2022 sampai dengan Januari 2023. Intervensi pelatihan stimulasi menurut Buku KIA 2020 dengan modifikasi metode ceramah, demonstrasi, serta video yang dibagikan melalui grup whatsapp. Hasil dari penelitian didapatkan kelompok intervensi sebanyak 21 bayi (95,5%) memiliki perkembangan sesuai dan 1 bayi (4,5%) memiliki perkembangan kurang sesuai, sedangkan pada kelompok kontrol sebanyak 17 bayi (77,3%) memiliki perkembangan sesuai dan 5 bayi (22,7%) memiliki perkembangan kurang sesuai. Berdasarkan analisis data dengan uji fisher’s exact menunjukan bahwa tidak ada pengaruh antara pelatihan stimulasi perkembangan terhadap perkembangan bayi usia 0-6 bulan di Posyandu Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang ( p=0,185; p>0,05). Pelatihan stimulasi perkembangan menurut Buku KIA 2020 dengan modifikasi metode ceramah, demonstrasi, dan video yang dibagikan melalui grup whatsapp tidak berpengaruh terhadap perkembangan bayi usia 0-6 bulan di Posyandu Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

References

Soetjiningsih, Gde Ranuh I, N 2013, ‘Tumbuh Kembang Anak (2 ed.)’, Penerbit Buku Kedokteran, Jakarta.

Kemenkes RI, 2016, ‘Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi, dan intervensi tumbuh kembang anak’, Jakarta.

Zukhra, 2017, ‘Hubungan tingkat pengetahuan orang tua tentang stimulasi tumbuh kembang terhadap perkembangan balita di wilayah kerja Puskesmas Simpang Baru’, J Ners Indones. vol. 8, no. 1, hh. 9–10.

Susanti, N, Y, Adawiyah, R 2020, ‘Hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan anak dengan keterampilan ibu dalam melakukan stimulasi perkembangan anak’, J Quality Women’s Health, vol. 3, no. 1, hh. 67–71.

Kristina, M, Sari, R, N 2021, ‘Pengaruh edukasi stimulasi terhadap perkembangan kognitif anak usia dini’, J Dehasen Education Review, vol. 2, no. 1, hh. 1–5.

Khofiyah, N 2020, ‘Edukasi Berpengaruh terhadap Pemberian Stimulasi Perkembangan Anak Usia 12-24 Bulan oleh Ibu di Posyandu Desa Tambakrejo Kabupaten Puworejo’, J Ners Midwifery, vol. 7, no. 2, hh. 231–38. .

Innike, I, Purwanti, A 2016, ‘Pengaruh pelatihan stimulasi keluarga oleh ibu dalam bentuk tulisan dengan gambar terhadap perkembangan anak usia kurang dari 3 tahun’, Sari Pediatri. vol. 16, no. 4, hh. 284.

Perdani, R, R, Purnama, D, M, Afifah, N, Sari, A, I, Fahrieza S 2021, ‘Hubungan stimulasi ibu dengan perkembangan anak usia 0-3 tahun di Kelurahan Penengahan Raya Kecamatan Kedaton Bandar Lampung’, Sari Pediatri, vol. 22, hh. 304-310.

Downloads

Published

2024-02-29

Issue

Section

Articles