Efektivitas Media Audiovisual dalam Edukasi Gula, Garam, dan Lemak (GGL) untuk Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Remaja: Tinjauan Literatur
Abstract
Konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) berlebih pada remaja dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular (PTM). Strategi edukasi yang menarik dan sesuai perkembangan teknologi sangat diperlukan, khususnya dalam lingkungan pembelajaran digital. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi efektivitas edukasi audiovisual dalam meningkatkan pengetahuan dan memengaruhi konsumsi GGL pada remaja. Tinjauan literatur terstruktur dilakukan pada artikel tahun 2022–2025 melalui Google Scholar, PubMed, dan Garuda. Didapatkan lima studi intervensi berbasis audiovisual memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif. Seluruh studi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi audiovisual. Media video dan animasi meningkatkan pemahaman batas konsumsi GGL, serta beberapa studi menunjukkan potensi perubahan perilaku, termasuk penurunan asupan GGL dan perubahan pola makan. Format interaktif dan berbasis media sosial menunjukkan keterlibatan yang lebih tinggi dibandingkan media statis. Edukasi audiovisual efektif meningkatkan pengetahuan remaja dan berpotensi memengaruhi perilaku konsumsi GGL. Pendekatan multimedia dapat mendukung pencegahan PTM berbasis sekolah, namun diperlukan penelitian longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang.
References
Badan Pusat Statistik. (2024). Rata-rata konsumsi per kapita seminggu sayur-sayuran menurut provinsi, 2022–2024. Badan Pusat Statistik.
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.
Contento, I. R. (2016). Nutrition education: Linking research, theory, and practice (3rd ed.). Jones & Bartlett Learning.
Egele, V. S., Klopp, E., & Stark, R. (2025). How valid is Bandura’s social cognitive theory to explain physical activity behavior? European Journal of Investigation in Health, Psychology and Education, 15(2), 20.
Goodyear, V. A., Wood, G., Skinner, B., & Thompson, J. L. (2021). The effect of social media interventions on physical activity and dietary behaviours in young people and adults: A systematic review. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 18(1), 72.
Islam, K. F., Awal, A., Mazumder, H., Munni, U. R., Majumder, K., Afroz, K., et al. (2023). Social cognitive theory-based health promotion in primary care practice: A scoping review. Heliyon, 9(4).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka [Internet]. Kementerian Kesehatan RI. SKI 2023 Dalam Angka
Masri, E., & Syahputri, S. (2020). Perbandingan efektifitas media sosial TikTok dan slide terhadap pengetahuan dan asupan gula garam lemak pada remaja yang diberikan edukasi gizi. Metacommunication: Journal of Communication Studies, 7(2), 78–94.
Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
Monteiro, C. A., Cannon, G., Levy, R. B., Moubarac, J. C., Louzada, M. L., Rauber, F., et al. (2019). Ultra-processed foods: What they are and how to identify them. Public Health Nutrition, 22(5), 936–941.
Noetel, M., Griffith, S., Delaney, O., Sanders, T., Parker, P., del Pozo Cruz, B., et al. (2021). Video improves learning in higher education: A systematic review. Review of Educational Research, 91(2), 204–236.
Pangestuti, D. R., Mahmudiono, T., Indriasari, R., Lisnawati, N., & Asna, A. F. (2022). Changes in sugar, salt, and fat consumption patterns through online nutrition education. The Southeast Asian Journal of Tropical Medicine and Public Health, 53(Suppl 2), 464–476.
Rahmawati, D. P., Khoiriyah, N., Aditya, T., & Qurotul’aini, N. (2025). Edukasi gula, garam, lemak dengan video animasi 2D untuk pencegahan PTM pada remaja. Darussalam Nutrition Journal, 9(2), 204–211.
Ramadhan, D. W., & Soeyono, R. D. (2025). Pengaruh edukasi berbasis video terhadap pengetahuan dan sikap mengenai konsumsi gula, garam, lemak (GGL) pada siswa MAN 1 Tuban. Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara, 5(1), 34–44.
Rose, T., Barker, M., Jacob, C. M., Morrison, L., Lawrence, W., Strömmer, S., et al. (2017). A systematic review of digital interventions for improving the diet and physical activity behaviors of adolescents. Journal of Adolescent Health, 61(6), 669–677.
Rusfianti, A., Widyaningsih, V., & Hikmayani, N. H. (2025). The impact of video nutrition education on nutrition knowledge, food selection, and ultra-processed food consumption in adolescents. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 10(3), 603–610.
Saputri, A., Sartono, S., & Sihite, N. W. (2024). Gambaran penyuluhan gizi menggunakan media video animasi terhadap perubahan pengetahuan, sikap, asupan energi, dan asupan zat gizi makro pada remaja gizi kurang di SMP Negeri 27 Palembang. JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan, 4(2), 28–37.
Sawyer, S. M., Azzopardi, P. S., Wickremarathne, D., & Patton, G. C. (2018). The age of adolescence. The Lancet Child & Adolescent Health, 2(3), 223–228.
Spiga, F., Tomlinson, E. L., Davies, A. L., Moore, T. H., Dawson, S., Breheny, K., et al. (2024). Interventions to prevent obesity in children aged 12 to 18 years old. Cochrane Database of Systematic Reviews, (5).
World Health Organization. (2023). Global School-based Student Health Survey (GSHS): Indonesia fact sheet 2023. World Health Organization.
World Health Organization. (2023). Noncommunicable diseases fact sheet. World Health Organization.
World Health Organization. (2024). Adolescents and young adult health: Risks and solutions. World Health Organization.
Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.